Meringankan beban peneliti dan mewujudkan penyelenggaraan simposium yang efisien dengan mengadopsi Ondoku! Pengenalan studi kasus National Museum of Ethnology
26 Jan. 2026
- Museum Etnologi Nasional
- Jenis Industri: Museum
- Lokasi: Kota Suita, Prefektur Osaka
- Wawancara: Peneliti Proyek X-DiPLAS, Bapak/Ibu Kobayashi
Tujuan dan Tantangan
Digunakan untuk narasi karya video terkait antropologi budaya dan etnologi. Sebelumnya kami meminta peneliti yang aktif di seluruh dunia untuk mengisi suara, namun perekaman tidak dapat berjalan lancar secara online, sehingga menimbulkan beban kerja yang besar.
Solusi
Menghentikan pengisian suara oleh peneliti dan membuat narasi menggunakan Ondoku.
Efek
Tidak perlu lagi menyita waktu peneliti untuk melakukan rekaman berulang kali, sehingga beban kerja berkurang drastis. Kecepatan produksi karya video juga meningkat, sehingga mampu menangani jadwal yang ketat.
Dalam artikel ini, kami memperkenalkan cara penggunaan Ondoku sebagai contoh penerapan di Museum Etnologi Nasional (Minpaku) di Kota Suita, Prefektur Osaka.
Pengenalan Perusahaan dan Departemen yang Menggunakan
Bapak/Ibu Kobayashi (selanjutnya disebut Kobayashi): Museum Etnologi Nasional adalah lembaga penelitian antropologi budaya dan etnologi yang memiliki fungsi museum. Para peneliti yang memiliki bidang penelitian di berbagai negara di seluruh dunia bernaung di sini dan membagikan hasil penelitian mereka secara luas kepada masyarakat. Selain itu, kami juga memiliki "The Graduate University for Advanced Studies" (Soken-dai) yang melakukan studi budaya, di mana para mahasiswa yang bertujuan menyelesaikan disertasi doktoral memperdalam pembelajaran mereka setiap hari. Museum kami, yang akrab disapa dengan nama "Minpaku", merayakan hari jadi ke-50 pada tahun 2024.
Saya aktif sebagai peneliti di X-DiPLAS yang dimulai sejak tahun fiskal 2022. X-DiPLAS adalah proyek yang bertujuan membangun lingkungan di mana masyarakat dapat dengan bebas melihat database foto-foto yang diambil oleh para antropolog budaya dan arkeolog di seluruh dunia. Saat ini, kami tidak hanya menyimpan foto, tetapi juga mencurahkan upaya pada aktivitas untuk merefleksikan "cerita digital" yang menunjukkan kisah di balik setiap foto tersebut.
Bisa ceritakan latar belakang diperkenalkannya alat pembaca teks?

Kobayashi: Utamanya, kami memperkenalkan alat pembaca teks dengan tujuan untuk mengurangi beban para peneliti.
Saya terus melakukan aktivitas mendatabasekan foto-foto yang diambil oleh antropolog budaya dan arkeolog dari seluruh dunia untuk dipublikasikan kepada masyarakat. Namun, sekadar mengumpulkan foto tidak berarti sejarah telah diwariskan dengan benar. Karena setiap foto pasti memiliki cerita, diperlukan pembuatan karya video dengan "suara" di mana peneliti menjelaskan situasi saat pengambilan gambar tersebut.
Awalnya, kami menghubungi peneliti di seluruh dunia dan merekam suara untuk karya video secara online. Namun, masalahnya adalah rekaman harus diulang berkali-kali karena adanya jeda suara atau gangguan suara dari luar. Saat sedang mencari sesuatu yang dapat mengurangi beban peneliti, saya mengetahui tentang alat pembaca teks yang dapat membuat "suara" hanya dengan memasukkan teks.
Bagaimana proses hingga akhirnya memutuskan menggunakan Ondoku?
Kobayashi: Sebelumnya saya memiliki perasaan kurang nyaman terhadap sistem yang menggunakan AI seperti alat pembaca teks. Saya merasa ada keganjilan pada suara yang terdengar seperti bukan dari dunia nyata. Namun, suara Ondoku sangat alami, sehingga saya merasa ini sangat cocok untuk menggantikan narasi peneliti.
Selain itu, efisiensi biayanya yang unggul juga menjadi bahan evaluasi. Keseimbangan antara kemudahan penggunaan dan biaya sangat baik, sehingga alat ini bekerja dengan sangat maksimal meskipun dalam anggaran yang terbatas.
Dibandingkan sebelum menggunakan Ondoku, apakah tantangan telah teratasi (membaik)?

Kobayashi: Tidak hanya mengurangi beban peneliti, pembuatan karya video pun menjadi lebih lancar.
Pekerjaan rekaman yang menyita waktu peneliti adalah salah satu tugas yang kurang menyenangkan bagi kami. Berkat Ondoku, hubungan komunikasi dengan peneliti menjadi lebih baik, yang merupakan kemajuan besar. Selain itu, karena suara berkualitas tinggi dapat diselesaikan hanya dengan mengetik teks, hal ini juga berkontribusi pada peningkatan kecepatan pembuatan karya video.
Kami mengadakan simposium secara rutin untuk mempromosikan proyek. Pembuatan materi yang diperlukan untuk presentasi pun dapat dilakukan dengan lancar menggunakan Ondoku. Saya merasakan besarnya peran Ondoku terutama saat masa persiapan simposium sangat ketat. Faktanya, selama periode produksi yang padat, saya menggunakan Ondoku hampir setiap hari.
Selain penggunaan dalam penelitian, adakah contoh lain di mana Ondoku bermanfaat?

Kobayashi: Dengan menggunakan Ondoku, kualitas kalimat yang dibuat untuk narasi menjadi lebih baik.
Saat membuat tulisan, terkadang kita cenderung menambahkan ekspresi yang tidak perlu sehingga kalimat menjadi sangat panjang. Sebenarnya, jika kita memasukkan kalimat yang terlalu panjang ke Ondoku, ia tidak akan membacanya dengan baik. Karena suaranya seperti manusia, terkadang terasa ada ketidakwajaran pada saat pengambilan napas.
Dengan mengandalkan suara tersebut, lalu meninjau kembali ekspresi dan mencoba lagi, saya menyadari bahwa kalimat yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas. Daya tarik Ondoku bukan sekadar membacakan suara, tetapi juga membantu membuat kalimat yang tersampaikan secara ringkas dan jelas.
Jika ada permintaan perbaikan lebih lanjut untuk Ondoku, mohon beri tahu kami.

Kobayashi: Dari sudut pandang peneliti yang bekerja di luar negeri, saya akan sangat senang jika bahasa Swahili ditambahkan. Bahasa Swahili adalah bahasa yang cakupan penggunaannya luas di Afrika, sehingga jika ada dalam daftar pilihan, cakupan pekerjaan kami akan semakin luas.
Tentu saja, untuk penggunaan yang lebih lancar, mungkin sistem seperti kontrol intonasi bisa diperbaiki. Namun, jika terlalu banyak fitur, ada kemungkinan kemudahan pengoperasian yang simpel akan hilang. Mempertimbangkan keseimbangan termasuk harga, saya merasa antarmuka saat ini sudah berada di titik yang tepat.
Bagaimana Anda ingin menggunakan Ondoku di masa mendatang?

Kobayashi: Saya ingin meningkatkan kesempatan untuk menggunakan Ondoku dalam kegiatan pendidikan juga.
Terkadang kami memberikan tugas kepada mahasiswa universitas yang berafiliasi dengan museum untuk membuat karya video pendek. Saat presentasi tugas, saya pernah merekomendasikan penggunaan narasi Ondoku sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas karya. Dengan Ondoku yang mudah digunakan bahkan oleh mahasiswa, saya merasa akan banyak situasi di kelas di mana alat ini berguna.
Selain itu, saya ingin memanfaatkan dukungan bahasa asing yang merupakan daya tarik Ondoku untuk aktivitas mendatang. Saat ini ada rencana untuk membuat karya video baru menggunakan narasi terjemahan bahasa Inggris yang dibuat oleh peneliti luar negeri.
Jika meminta pengisian suara bahasa Inggris ke pihak luar, anggaran sebesar apa pun tidak akan cukup. Dengan Ondoku, ini pasti akan berkontribusi pada penghematan biaya yang signifikan. Ke depannya, saya ingin terus menggunakan Ondoku untuk menangkap suara para peneliti.
Dengan penggunaan Ondoku, tidak hanya beban peneliti dalam mengisi suara yang berkurang, tetapi biaya waktu untuk pembuatan karya video juga berhasil dipangkas! Terima kasih telah berbagi contoh kasus yang luar biasa ini.


■ Perangkat lunak sintesis ucapan AI “Ondoku”
"Ondoku" adalah alat text-to-speech online yang dapat digunakan tanpa biaya awal.
- Mendukung sekitar 50 bahasa termasuk Jepang, Inggris, Cina, Korea, Spanyol, Prancis, dan Jerman.
- Tersedia dari PC dan smartphone
- Cocok untuk bisnis, pendidikan, hiburan, dll.
- Tidak diperlukan instalasi, dapat langsung digunakan dari browser Anda
- Juga mendukung membaca dari gambar
Untuk menggunakannya, cukup masukkan teks atau unggah file dari situs. Hasilkan file suara alami dalam hitungan detik. Anda dapat menggunakan sintesis ucapan hingga 5.000 karakter secara gratis, jadi silakan mencobanya terlebih dahulu.
Email: ondoku3.com@gmail.com
Perangkat lunak Text-To-SpeechOndoku. Ini adalah layanan Text-To-Speech yang tidak memerlukan instalasi dan dapat digunakan oleh siapa saja secara gratis. Jika Anda mendaftar secara gratis, Anda bisa mendapatkan hingga 5000 karakter gratis setiap bulannya. Daftar sekarang secara gratis
